90 Pedagang Pasar Sido Makmur di Blora Direlokasi, Dampak dari Pembangunan Blok D Senilai 3,8 Miliar

Example 120x600

BLORA, (beritaku.net) – Sebanyak 90 pedagang pasar Sido Makmur di Kabupaten Blora direlokasi.

Relokasi dilakukan karena tempat mereka berjualan, yaitu Blok D akan dibangun dengan anggaran dari APBN sebesar Rp 3,8 Miliar.

Kepala Pasar Sido Makmur, Nur Muhammad Aminudin memastikan tidak ada pedagang yang protes terkait adanya relokasi tersebut.

“Alhamdulillah enggak ada, karena sudah disosialisasikan di kecamatan,” ucap Amin saat ditemui di Pasar Sido Makmur Blora, Selasa (31/8/2021).

Relokasi para pedagang hanya dipindahkan di sebelah selatan dari Blok D tempat mereka akan dibangun.

Selama relokasi, pihak pasar tidak memberikan bantuan apapun. Sebab, para pedagang dianggap telah bersedia untuk membuat lapak sementara di tempat relokasi tersebut.

“Relokasi dibebankan kepada pedagang sendiri,” katanya.

Menurutnya, 90 pedagang yang direlokasi tersebut dipastikan akan mendapatkan tempat baru setelah pembangunan Blok D selesai dibangun.

“Ya sudah otomatis dapat,” ujarnya.

Nantinya, pembangunan Blok D di Pasar Sido Makmur membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Sehingga, pada akhir Desember mendatang para pedagang akan menempati tempat baru di lokasi tersebut.

Namun, tersiar kabar bahwa pada saat direlokasi, para pedagang ditarik iuran yang nilainya berkisar antara Rp 200.000 sampai Rp 600.000.

Akan tetapi, kabar tersebut langsung dibantah oleh pengelola pasar.

“Kalau dari paguyuban tidak ada. Itu mungkin oknum yang bantu apa saya enggak tahu. Kalau perintah saya, jangan membebani pedagang lagi,” terangnya.

Baca Juga :  Wujud Apresiasi Nasabah, BPR BKK Blora Gelar Gebyar Hadiah Undian Tabungan

Sementara itu, berdasarkan dari laman lpse.blorakab.go.id menunjukkan pembangunan Pasar Sido Makmur dari anggaran APBN sebesar Rp 3.825.000.000.

Selanjutnya dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 3.778.310.188,04 dimenangkan oleh CV. Inti Cahaya Abadi dari Desa Patalan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora dengan penawaran Rp 3,3 Miliar.

Sebagai informasi, setelah dibangun tiga tahapan sejak tahun 2016, 2017 dan 2018, pasar rakyat Sido Makmur diresmikan oleh Bupati Blora Djoko Nugroho (mantan Bupati Blora) pada Sabtu (5/1/2019) lalu.

Pasar tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp 50 miliar di tanah seluas 4,4 hektar.

Hingga saat ini baru ada Blok A, Blok B dan Blok C dengan jumlah sekitar 1.924 lapak yang terdiri dari kios dan los dagangan.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan