Achlif
Berita  

Kunjungi Bandara Ngloram Blora, Anggota DPR RI Soroti Sejumlah Kekurangan

Example 120x600

BLORA, (beritaku.net) – Pembangunan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora mendapat sorotan dari Pemerintah Pusat.

Anggota DPR RI, Sudewo mengatakan sejumlah kekurangan masih dia temukan saat berkunjung ke bandara tersebut.

“Di sini masih ada kekurangan perkantoran, kantor untuk petugas bandara, kantor BMKG, kemudian kantor navigasi,” ucap Sudewo di Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Sabtu (11/9/2021).

Untuk membenahi kekurangan tersebut, pihaknya berencana memberikan alokasi dana sekitar Rp 30 miliar pada tahun 2022 mendatang.

“Kepala Bandara Kemarin sempat berkoordinasi dengan saya membangun perkantoran diperlukan dana sekitar 30 miliaran, ya kantor satuan pelayanan bandara ya kantor BMKG, kantor AirNav, termasuk parkirannya,” kata anggota Komisi V DPR RI tersebut.

Menurutnya, alokasi puluhan miliar tersebut hanya digunakan untuk pembebasan lahan sekitar 5 hektar.

“Tetapi untuk anggaran fisik perkantoran sedang kami usahakan supaya ada alokasi juga di tahun 2022,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan dukungan kepada Direktorat Perhubungan Udara supaya melakukan koordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan bandara tersebut segera melayani penumpang komersial.

“Kemudian memberikan dukungan kepada Direktorat Penerbangan Udara melakukan koordinasi dengan calon para penumpang, karena di Cepu ini memiliki satu potensi alam yang sangat besar dan pengelolaan sumber daya alam yang nyata dengan hadirnya Exxon Mobil, BP Migas, ini sudah berjalan sekian tahun lamanya dan perlu ada sarana transportasi udara untuk menunjang pertumbuhan energi minyak dan gas,” terang politisi Partai Gerindra tersebut.

Lebih lanjut, dirinya akan mengajak anggota DPR RI lainnya agar bersedia untuk mengunjungi Bandara Ngloram menggunakan pesawat.

Baca Juga :  Anggota Komisi VI DPR Apresiasi Peran Kereta Api Bagi Kemajuan Bangsa

“Itu nanti akan kami agendakan dengan kawan-kawan anggota Komisi V melalui kunjungan spesifik atau kunjungan reses untuk bisa hadir di sini. Sehingga kawan-kawan DPR akan memperkuat dukungan DPR RI terhadap eksistensi bandara Ngloram. Rencana akan saya kooordinasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pembangunan Bandara Ngloram, Ariadi Widiawan mengatakan pihaknya telah diminta oleh anggota DPR RI tersebut untuk menjalin kerjasama dengan sejumlah maskapai penerbangan agar bandara Ngloram dapat segera melayani penerbangan komersial.

“Saya disuruh untuk segera berkoordinasi dengan airline agar ini ada penerbangannya, terus beliau akan membantu untuk konektivitas dengan kereta, misalnya kalau bandara ini beroperasi harus dijaga, jangan cuman dibangun tapi tidak bisa dirawat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ariadi juga mengungkapkan bahwa pembangunan bandara Ngloram sejauh ini telah menghabiskan dana sekitar Rp 100 Miliar.

“Kurang lebih 100 Miliar, termasuk terminal di luar pembebasan lahan, karena pembebasan lahan itu dari Pemkab dan Provinsi,” ujarnya.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *