BPPKAD
Berita, HL  

Tanggul Kali Bodri Kritis, Polsek Patebon Pasang Garis Polisi

PASANG TANDA BAHAYA – Personel Polsek Patebon bersama perangkat desa memasang garis polisi (police line) dan papan peringatan di area tanggul Kali Bodri yang kritis, Desa Lanji, Kecamatan Patebon, Senin (26/1/2026). || Foto: Eko Purwanto/beritaku.net

KENDAL, beritaku.net Kondisi tanggul Sungai Bodri di Dukuh Pilang, Desa Lanji, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, dilaporkan dalam keadaan kritis. Mengantisipasi risiko bahaya, Polsek Patebon bersama Pemerintah Desa Lanji bergerak cepat memasang garis polisi (police line) dan papan peringatan bertuliskan “Awas Bahaya” di lokasi tersebut, Senin (26/01/2026).

Langkah sterilisasi area ini diambil karena struktur tanggul mengalami pengikisan parah (longsor) dan dinilai sangat rawan jebol total, seiring dengan tingginya debit air sungai akibat curah hujan ekstrem.

Kepala Desa Lanji, Zarkasi, mengungkapkan bahwa tingginya intensitas hujan telah memicu kenaikan debit air Sungai Bodri hingga 250 sentimeter. Kondisi ini mengakibatkan tanggul mengalami longsor dan air sempat meluap, mengancam permukiman di lima desa, yakni Desa Lanji, Donosari, Margosari, Tambakrejo, dan Jambearum.

Zarkasi mendesak adanya penanganan darurat dari pemerintah daerah sebelum kerusakan meluas.

“Harapannya Pemkab Kendal melalui dinas terkait dapat melakukan penanganan secepatnya. Langkah awal bisa melakukan pengurukan di lokasi tanggul yang longsor tersebut,” tegas Zarkasi.

Sementara itu, Kapolsek Patebon, AKP Rozikin, menjelaskan bahwa pemasangan atribut peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan warga. Ia melarang masyarakat beraktivitas terlalu dekat dengan bibir tanggul yang labil demi keselamatan jiwa.

Baca Juga :  Polres Kendal Musnahkan Bahan Peledak Petasan di Kaliwungu

“Kami memasang police line dan peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati serta tidak beraktivitas terlalu dekat dengan tanggul. Saat ini curah hujan cukup tinggi dan debit air Kali Bodri sering meningkat, sehingga risiko tanggul jebol perlu diantisipasi sejak dini,” jelas AKP Rozikin.

Selain membatasi akses warga, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan debit air secara berkala. Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat jika mendapati kenaikan muka air yang signifikan agar evakuasi dini dapat dilakukan jika diperlukan.

“Polsek Patebon menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di wilayah sekitar Kali Bodri,” tandasnya.

Penulis : Eko Purwanto
Editor : Muji

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!