KENDAL – Puluhan warga yang menjadi korban dugaan penggelapan uang Koperasi Bhakti Makmur Jaya mendatangi kantor DPRD Kendal, Selasa (31/3/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk mengadukan salah satu anggota dewan, Mora Sandy, yang diduga terlibat dalam pusaran kasus tersebut.
Mencatut Nama Anggota Dewan
Pendamping warga, Saifuddin, mengungkapkan bahwa kemarahan nasabah memuncak karena Koperasi Bhakti Makmur Jaya membawa-bawa nama Mora Sandy, yang saat ini aktif menjabat sebagai anggota DPRD Kendal.
”Apa yang dilakukan oknum ini sangat memalukan. Ia tega menelantarkan masyarakat kecil. Hari ini kami resmi melaporkannya ke Polda Jateng atas kapasitasnya sebagai Bendahara sekaligus Manajer di koperasi tersebut,” tegas Saifuddin.
Internal Partai Kecewa
Sebagai sesama kader Partai Golkar, Saifuddin mengaku sangat kecewa atas tindakan rekan separtainya itu. Menurutnya, skandal ini telah mencoreng reputasi partai. Ia mendesak pimpinan partai untuk segera mengambil sikap tegas terhadap anggotanya yang bermasalah.
Respons Ketua DPRD dan Badan Kehormatan
Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menyatakan keprihatinan mendalam atas laporan yang menyeret anggotanya. Meski menilai masalah ini pada dasarnya adalah urusan internal koperasi, ia mengakui keterlibatan oknum DPRD membuatnya menjadi urusan lembaga.
”Saya bersama Badan Kehormatan (BK) sudah mendengar keluhan warga. Prinsipnya, kami akan segera mengkaji masalah ini dan memanggil yang bersangkutan (Mora Sandy) untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelas Mahfud.















