Achlif
Berita  

Berperan Penting di Industri Asuransi dan Penjaminan, IFG Harus Terus Berinovasi

Example 120x600

SUKOHARJO, (beritaku.net) – Financial Group (IFG) atau PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) merupakan holding BUMN bidang asuransi dan penjaminan menggelar osialisasi bertema “Peran IFG dan Anak Perusahaan dalam Menyediakan Produk Asuransi dan Penjaminan di Masyarakat secara virtual yang diikuti oleh 100 orang peserta dari berbagai daerah.

Anggota Komisi VI DPR RI, Singgih Januratmoko dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran Indonesia Financial Group (IFG) yang memiliki wilayah operasi hingga ke daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

“IFG ini adalah BUMN, bisa dibilang sebagai salah satu instrumen negara untuk menyejahterakan masyarakat lewat bidang usahanya, yaitu asuransi dan penjaminan,” jelas Singgih Januratmoko, Sabtu (23/10/2021).

Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN ini menyakini, belum ada yang mengenal, tapi sebenarnya layanannya cukup banyak untuk masyarakat. IFG juga diminta terus berinovasi, mencari terobosan, agar pelayanannya semakin optimal dalam menggerakkan ekonomi.

Singgih menjelaskan, Indonesia . IFG menjadi induk usaha dari sejumlah perusahaan, seperti PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo).

“IFG ini punya peran penting, kami berharap, semua masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang baik dari pelayanan unit-unit usaha IFG,” imbuh politisi senior tersebut.

Dia mencontohkan peran PT Jasa Raharja. Bila ada kejadian tidak diinginkan terutama kecelakaan, warga bisa mendapatkan santunan. Tapi tentu tidak semua.

Baca Juga :  Dilarang Garap Lahan Hutan oleh Perhutani, Petani Hutan Blora Tunjukkan SK Pengelolaan Perhutanan Sosial dari Presiden Jokowi

“Misal berkendara sambil mabuk, lalu kecelakaan, itu tidak bisa dapat santunan,” jelas Singgih.

Kemudian ada juga PT Jasindo, yang juga melayani asuransi untuk petani dan nelayan.

“Jadi ketika petani ketika gagal panen, bisa dapat asuransi semacam ganti rugi. Begitu juga ketika nelayan ada kecelakaan, bisa dapat santunan,” ucap Singgih.

Singgih juga menyampaikan, premi iurannya murah. Dan berharap ini dapat disampaikan ke petani dan nelayan.

“Kalau ada kesulitan silakan hubungi tim kami,” ujar Singgih.

Singgih mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengakses layanan dari seluruh kelompok usaha IFG.

“Di masing-masing usaha sudah tersebar kantornya, kontaknya juga mudah dicari. Jangan ragu mengurus layanannya,” pungkas Singgih.***

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *