Berita  

Bupati Kendal Buka TMMD Reguler ke-127 di Desa Gedong, Fokus Bangun Infrastruktur

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mencangkul menanam pohon || foto Eko Purwanto/beritaku.net

KENDAL, beritaku.net – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, membuka secara resmi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026. Acara pembukaan berlangsung di Lapangan Desa Gedong, Kecamatan Patean, Selasa (10/2/2026). Program ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026.

Bupati Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tingkat desa.

“TMMD adalah wujud cinta dan sinergi antara rakyat dan TNI dalam membangun negeri dari desa,” kata Bupati Kendal. Tema yang diusung tahun ini adalah “TMMD, Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dengan fokus kegiatan di Desa Gedong dan wilayah sekitarnya.

Sasaran fisik utama dalam program ini meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.100 meter dengan lebar 3 meter. Selain itu, dilakukan renovasi Mushala Al-Hidayah, perbaikan poskamling di Dusun Kandang, dan renovasi jembatan di Dusun Tempuran.

Program fisik lainnya mencakup pengembangan jaringan air bersih di tiga dusun, pembangunan lima unit jamban, serta peningkatan kualitas lima unit rumah tidak layak huni (RTLH). Warga juga akan terlibat dalam padat karya pembersihan saluran irigasi selama 15 hari.

Kegiatan nonfisik turut digelar, seperti layanan administrasi kependudukan jemput bola, cek kesehatan gratis, serta penyuluhan mengenai stunting dan bahaya narkotika. Penanaman 170 batang pohon dan pembinaan UMKM kopi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ini.

Baca Juga :  Peringkat 6 Pada Porprov XVI, Plt Bupati Harapkan Blora Masuk 5 Besar di Porprov XVII 2026

“Kita juga menggelar pasar murah, pelatihan tanggap bencana, layanan KB keliling, festival TPQ, Safari Ramadan, dan santunan anak yatim,” jelas Bupati. Seluruh program ini didukung anggaran sebesar Rp1,345 miliar dari berbagai sumber, termasuk APBD dan swadaya masyarakat.

Kepala Desa Gedong, Suwarno, menyatakan apresiasinya atas terpilihnya desa tersebut sebagai lokasi TMMD. “Dari sisi dana mungkin memang sedikit karena kami hanya mampu mengumpulkan Rp 50 juta, tapi dari sisi tenaga, kami siap mengerahkan semuanya secara bergiliran,” ungkapnya.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!