BLORA, beritaku.net – Program makanan bergizi (MBG) di wilayah Manggir, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, kembali menuai keluhan dari wali murid.
Kali ini, keluhan datang terkait nasi goreng basi yang diduga dijual di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sejumlah wali murid mengeluhkan menu MBG pada hari Rabu kemarin yang sudah basi.
Wali murid dari SD Negeri Kacangan 01, Fuad Musofa, mengungkapkan bahwa kejadian seperti ini sudah sering terjadi.
“Sudah sering seperti ini mas, yang tidak layak dimakan lah, yang ada ulatnya lah. Kemarin nasi gorengnya basi malah,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Fuad juga menambahkan bahwa menu balita yang diambil jam 10 di pos kesehatan desa (PKD) Desa Kacangan juga banyak yang basi.
“Kalau memang gak niat jualan mendingan gak usah dijual. Kalau ini bukan program namanya melainkan jualan. Kalau semata-mata hanya mencari keuntungan mending tutup aja SPPGnya,” kata dia geram.
Fuad mengingatkan kepada para guru sebelum menerima makanan dari SPPG, agar dicek terlebih dahulu apakah layak dimakan anak-anak atau tidak.
“Kalau tidak layak harap ditolak saja,” pungkas Fuad.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan terkait kualitas dan pengawasan terhadap makanan yang dijual di SPPG.
Masyarakat berharap agar pihak terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.















