BLORA, beritaku.net – Tanah longsor menerjang kawasan pemukiman warga di RT 04 RW 08 Kelurahan Cepu, Kabupaten Blora. Peristiwa yang terjadi di bantaran sungai itu membuat 16 rumah terdampak dan memengaruhi kondisi sekitar 50 warga yang kini harus bertahan di lingkungan penuh material longsor.
Merespons kondisi tersebut, Dapur MBG Bypass Cepu bergerak cepat menyalurkan makanan siap konsumsi kepada warga terdampak. Bantuan dibagikan secara door to door oleh tim dapur untuk memastikan seluruh korban menerima makanan bergizi.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Sabriansyah Putra Wardana, SPPI Dapur Bypass Cepu. Di lokasi kejadian, tampak Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Kapolsek Cepu AKP Edi Santosa, S.H., M.H. turut hadir memantau kondisi warga.
Warga Akui Bantuan Sangat Membantu
Wakil Ketua RT 04 RW 08 Kelurahan Cepu, Sugeng Tikno, mengaku bantuan makanan siap saji tersebut sangat membantu warga yang kesulitan memasak akibat dapur rumah yang rusak.
“Bantuan ini sangat membantu kami, meringankan beban kami,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa bantuan sembako memang sudah datang, namun tidak dapat dimanfaatkan karena banyak warga kehilangan fasilitas dapur.
Sugeng berharap pemerintah segera membangun talut sungai di belakang rumah mereka agar kejadian serupa tidak terulang.
Berawal dari Obrolan Tim Dapur, Kini Jadi Gerakan Peduli
Dari lokasi berbeda, Koordinator Dapur MBG Bypass Cepu, Sabriansyah Putra Wardana, menjelaskan bahwa ide menyalurkan bantuan muncul ketika ia dan tim melihat adanya tenda darurat yang digunakan warga untuk mengungsi.
“Kami ingin bantuan ini terus berjalan walaupun tidak setiap hari. Setidaknya bisa meringankan beban warga tersebut,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa Dapur MBG Bypass Cepu tetap berkomitmen hadir dalam setiap kondisi darurat di wilayah Cepu.














