HL  

Ditunjuk Sebagai Plt Kepala Dindagkop UKM Blora, Luluk : Kita Putus Mata Rantai yang Kurang Baik

Example 120x600

BLORA, (beritaku.net) – Pemerintah Kabupaten Blora telah menunjuk Luluk Kusuma Agung Ariadi sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) menggantikan Sarmidi yang diduga terlibat kasus pungli pasar Cepu.

Luluk mengaku penunjukkan dirinya sebagai pelaksana tugas merupakan kewenangan dari Bupati Blora, Arief Rohman.

“Sesuai dengan SK dari Pak Bupati, kami diminta untuk tugas tambahan tertanggal 13 Oktober 2021,” ucap Luluk saat ditemui awak media di Kantor Dindagkop UKM Blora, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, sebagai bawahan dirinya tidak bisa menolak amanah yang diberikan oleh pimpinannya tersebut.

Luluk yang juga merupakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan mengakui ada sejumlah arahan khusus dari Arief Rohman untuk membenahi Dindagkop UKM.

“Untuk arahan khusus dari beliau kita harus membuat Dindagkop era baru, kita memutus mata rantai yang kemarin agak kurang baik menjadi lebih baik, Dindagkop per tanggal 13 Oktober diharapkan menjadi Dindagkop dengan new era,” kata dia.

Sejumlah langkah telah dipersiapkan oleh Luluk sebagai nakhoda baru di dinas tersebut. Apalagi, dengan peristiwa yang sebelumnya terjadi, membuat jajarannya kurang begitu antusias untuk melaksanakan tugasnya.

“Akibat kejadian kemarin teman-teman Dindagkop mungkin secara psikologis juga down, sehingga kita memberikan motivasi dimana muaranya untuk pelayanan masyarakat lagi,” jelas dia.

Baca Juga :  Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Penipuan Ketua Pemuda Pancasila Blora

Pihaknya juga tidak ingin pelayanan di Dindagkop terhenti, kemudian target-target yang belum terealisasi jangan sampai terhenti juga.

“Intinya kami memberikan pelayanan kepada masyarakat dan kami saat ini juga masih menampung beberapa keluhan dari masyarakat,” terang dia.

Selain itu, Luluk juga akan bersinergi dengan sejumlah instansi lainnya agar kejadian yang lalu tidak kembali terulang.

“Kami juga mengembangkan dengan beberapa lembaga yang bersinergi dengan kita, dengan Polri dengan TNI, media, LSM, kejaksaan, tokoh masyarakat, bagaimanapun kami tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh masukan dari beliau-beliau itu dalam rangka perbaikan khususnya di bidang pasar, karena pasar menjadi prioritas saya, jangan sampai yang kemarin terulang lagi,” ujar eks Camat Cepu tersebut.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan