Kontrak Habis, Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Sebesar Rp 30 Miliar Masih Terus Digarap

BLORA, beritaku.net – Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen di Kabupaten Blora, Jawa Tengah masih terus dilakukan meskipun kontrak pengerjaan telah habis.

Proyek rehabilitasi sebesar Rp 30 Miliar yang digarap oleh PT Joglo Multi Ayu dari uang APBN tersebut mulai dilaksanakan pada 17 November 2025 dan seharusnya selesai pada 14 Juli 2026 atau 240 hari masa kalender. Namun, waktu itu progresnya masih mencapai 90 persen.

Pihak kontraktor juga mendapatkan revisi adendum perjanjian selama 30 hari atau 270 hari masa kalender. Sehingga proyek tersebut harus selesai pada 13 Agustus 2026.

Namun hingga masa kontrak berakhir, pekerjaan tersebut masih belum selesai sesuai target.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pekerja masih terus menyelesaikan pekerjaannya.

Sejumlah kendaraan juga masih terlihat lalu lalang masuk ke dalam lokasi proyek.

Pengawas Manajemen Konstruksi PT Arss Baru KSO CV Giri Nusa Konsultan, Yanna Nuryana membenarkan proyek rehabilitasi Pasar Ngawen masih terus dikerjakan.

“Ini masih berjalan pengerjaannya, secepatnya segera diselesaikan,” saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (18/8/2026).

Dengan kontrak yang telah selesai tapi pekerjaan masih terus dilakukan, maka proyek tersebut dipastikan mendapatkan denda sesuai peraturan yang berlaku.

Yanna menyebut besaran denda keterlambatan mencapai per mil dari nilai kontrak setiap hari.

Dengan nilai kontrak Rp 30 miliar, maka denda keterlambatan diperkirakan mencapai Rp 30 juta per hari, apabila dihitung dengan pajak.

“Tapi kalau ini, dendanya tanpa pajak, jadi Rp 27 juta per hari. Memang ini peraturannya tanpa pajak,” terang dia.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan denda dihitung sejak awal keterlambatan per 14 Agustus 2026, dan akan terus berjalan sampai pengerjaan proyek Pasar Ngawen terselesaikan.

Baca Juga :  Pelayanan Perizinan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Blora Makin Lengkap

“Kalau sampai hari ini ya sudah empat harian keterlambatan dengan denda,” terangnya.

Yana menekankan kepada pihak kontraktor untuk segera menyelesaikan pekerjaannya.

Sementara beberapa waktu yang lalu, Kontraktor PT Joglo Multi Ayu, Saiful buka suara terkait molornya progres pengerjaan proyek bernilai Rp 30 Miliar tersebut.

“Untuk target kami ini kan kurang 10% itu ada di pekerjaan pengadaan barang dan saat ini sudah berjalan menuju Blora semua,” ucap dia saat turut mendampingi jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) meninjau proyek tersebut, Rabu (12/8/2026).

Pihaknya pun mengaku masih membutuhkan waktu beberapa hari untuk menyelesaikan pekerjaan rehabilitasi pasar tersebut.

“Tinggal untuk proses pemasangan karena instalasinya semua sudah terpasang maksimal kita di tiga hari,” kata dia.

Sekadar diketahui, Pasar Ngawen mendapatkan proyek rehabilitasi sebesar Rp 30 Miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) usai mengalami kebakaran pada 9 Januari 2024 dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 30,79 Miliar.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!