Pemkab Blora Alokasikan Rp 12,6 Miliar untuk Tanah Uruk Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan Eks Bengkok

Lokasi pembangunan sekolah rakyat di Cepu, Blora.

BLORA, beritaku.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12,6 Miliar untuk penimbunan tanah bagi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang berada di Kecamatan Cepu. 

Dilihat dari lpse/inaproc.id, nilai pagu paket penimbunan untuk sekolah rakyat tersebut sebesar Rp 13,75 Miliar, sedangkan nilai HPS paket sebesar Rp 13,52 Miliar.

Lelang proyek tersebut dimenangkan oleh CV Sejahtera Tehnik yang beralamat di Bojonegoro, Jawa Timur, dengan harga penawaran sebesar Rp 12,63 Miliar.

Proses pengerjaan proyek tersebut juga sudah dimulai pada 30 Juli 2026, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari masa kalender. 

Proyek tersebut juga diawasi oleh konsultan pengawas dari CV Mbolo Konsultan.

Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan pihaknya selalu memantau progres pelaksanaan proyek sekolah rakyat tersebut.

“Ya kita akan pantau ya ini langsung urukannya ya,” ucap dia saat ditemui wartawan di rumah dinasnya, Senin (17/8/2026).

Pihaknya juga mengaku bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek tersebut.

“Ya coba nanti kita rencanakan untuk pengawasan nanti,” terang dia.

Setelah proyek penimbunan tanah tersebut selesai, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, agar pembangunan gedung sekolah rakyat tersebut dapat segera dilaksanakan.

Baca Juga :  Rincian Harta Kekayaan Lina Hartini, Anggota DPRD Blora dari PDI-P

“Semoga nanti sesuai target, setelah itu kita melangkah untuk lobi untuk pembangunannya dari pusat,” kata dia.

Sekadar diketahui, proyek pembangunan sekolah rakyat permanen tersebut menggunakan lahan seluas kurang lebih 7 hektar yang merupakan area persawahan eks bengkok kelurahan Balun, Kecamatan Cepu.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!