KENDAL – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada ratusan warga di Desa Tamanrejo dan Desa Pagerwojo, Kecamatan Limbangan, Jumat (13/3/2026). Langkah ini merupakan bagian dari program bantuan pangan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok
Bupati Dyah Kartika Permanasari menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM). Mengingat tren harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat menjelang Lebaran, bantuan ini diharapkan dapat membantu warga mengalihkan anggaran belanja untuk kebutuhan mendesak lainnya.
“Biasanya menjelang Hari Raya Idulfitri bahan pokok ada kenaikan. Adanya bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah dalam menjaga persediaan bahan pokok di Kendal,” ungkap Bupati Kendal di sela kegiatan penyaluran.
Ia menambahkan, paket beras dan minyak goreng ini dapat langsung mengurangi beban kebutuhan harian warga. Dengan demikian, uang yang sebelumnya dialokasikan untuk membeli bahan pokok tersebut bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga yang lain.
Peningkatan Signifikan Jumlah Penerima Manfaat
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menyebutkan terjadi peningkatan jumlah penerima bantuan yang cukup signifikan pada tahun ini. Secara keseluruhan, bantuan pangan tersebut menjangkau 120.700 penerima manfaat di seluruh Kabupaten Kendal.
“Tahun ini penerima bantuan meningkat dibandingkan tahun lalu yang berjumlah sekitar 68.000 orang. Peningkatan ini merupakan upaya pemerintah untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelas Pandu.
Distribusi Paket Rapel Dua Bulan
Untuk penyaluran di Kecamatan Limbangan kali ini, tercatat sebanyak 577 penerima manfaat mendapatkan paket bantuan. Rinciannya terdiri dari 239 warga Desa Tamanrejo dan 338 warga Desa Pagerwojo.
Pemerintah menyalurkan bantuan tersebut secara rapel untuk periode dua bulan sekaligus. Setiap bulan, warga seharusnya menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.
“Untuk hari ini diberikan sekaligus untuk dua bulan, sehingga masing-masing penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” tandas Pandu.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi stabilitas ekonomi masyarakat di tingkat desa. Pemkab Kendal berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan stok pangan agar tetap aman hingga masa mudik dan balik Lebaran berakhir.














