BLORA, BERITAKU.NET – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora menggelar sarasehan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan menyoroti peran strategis jurnalis dalam mengawal informasi publik, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jawa Tengah, Rabu (4/2/2026).
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, acara ini secara khusus membahas subtema penting: “Kontribusi Jurnalis dalam Menangkal Disinformasi Program Presiden”.
Pers sebagai Pilar Kekuatan Bangsa
Ketua PWI Blora, Heri Purnomo, menegaskan bahwa sarasehan ini merupakan ruang refleksi untuk memperkuat profesionalisme. Di tengah derasnya arus informasi, pers harus tetap berdiri teguh sebagai penyampai fakta yang akurat.
”Bangsa yang kuat lahir dari pers yang sehat. Jika jurnalis bekerja secara profesional, beretika, dan independen, maka ekonomi akan maju dan ketahanan nasional meningkat,” ujar Heri.
Ia berharap kegiatan ini mampu mengurai berbagai kendala pers di daerah sekaligus memperkuat fungsi kontrol sosial.
Sinergi dan Kepercayaan Publik
Apresiasi datang dari Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto. Ia menilai sinergi antara Polri, pemerintah, dan media di Blora telah berjalan harmonis.
Menurutnya, pers adalah mitra penting dalam mengawasi kinerja institusi sekaligus mengedukasi masyarakat.
”Kepercayaan publik sangat bergantung pada apa yang rekan-rekan sajikan. Sampaikanlah fakta yang berimbang agar masyarakat mendapatkan edukasi yang benar,” pesan Slamet.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Blora, Mustopa, memastikan dukungannya terhadap kebebasan pers.
Meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, ia menjamin anggaran kerja sama media tidak akan dipangkas.
”Bahkan akan kami tambah. Kami melihat pemberitaan media sangat membantu percepatan pembangunan. Contohnya, saat ada jalan rusak yang viral, pemerintah pusat seringkali langsung merespons dengan anggaran perbaikan,” ungkap Mustopa.
Transformasi Digital dan “Jangkar Kebenaran”
Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, menambahkan bahwa Pemkab Blora kini tengah memperkuat transformasi layanan informasi.
Seluruh pengelolaan media sosial dan informasi di tiap OPD kini terintegrasi satu pintu di bawah Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
”Kami ingin respons terhadap isu masyarakat lebih cepat dan terukur. Pers harus menjadi jangkar kebenaran untuk menangkal hoaks. Mari bangun Blora dengan narasi yang positif dan konstruktif,” ajak Komang.
Diskusi Panel
Acara inti dilanjutkan dengan diskusi bersama Anggota Dewan Pers, Mohammad Jazuli, yang dipandu oleh Wakil Ketua PWI Blora, Abdul Muiz.
Kegiatan ini sukses terlaksana berkat dukungan berbagai mitra strategis, mulai dari sektor hulu migas (SKK Migas, ExxonMobil, Pertamina EP Cepu), sektor perbankan, BUMN/BUMD, hingga instansi vertikal lainnya yang berkomitmen mendukung ekosistem pers yang sehat di Kabupaten Blora.














