Berita, HL  

Satu Tahun Kepemimpinan Tika-Benny: Ekonomi Kendal Tumbuh Pesat hingga 8,84 Persen

SATU TAHUN TIKA-BENNY: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama Wakil Bupati Benny Karnadi memaparkan capaian kinerja setahun kepemimpinan dalam konferensi pers di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Jumat (20/2/2026). || Foto Eko Purwanto/beritaku.net

KENDAL – Bupati Dyah Kartika Permanasari bersama Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi genap memimpin Kabupaten Kendal selama satu tahun pada Jumat, 20 Februari 2026. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan ini melakukan berbagai pembenahan di sektor ekonomi, infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.

Data menunjukkan sektor ekonomi mengalami kenaikan signifikan dengan pertumbuhan mencapai 8,84 persen pada Triwulan III 2025. Angka ini meningkat dari posisi 5,42 persen pada tahun 2024. Pencapaian tersebut tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Jawa Tengah.

Sektor industri menjadi pendukung utama pertumbuhan ini dengan total 258 perusahaan yang beroperasi, termasuk di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. Selain itu, realisasi investasi pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp 15,85 triliun, yang merupakan angka tertinggi di Jawa Tengah.

Capaian tersebut berdampak positif pada penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,60 persen dari sebelumnya 5,01 persen pada tahun 2024. Di sisi lain, angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 9,35 persen menjadi 8,40 persen melalui program pemberdayaan UMKM dan penguatan perlindungan sosial.

Penjabat (Pj) Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, menjelaskan bahwa data makro ini mencerminkan efektivitas kebijakan pembangunan daerah. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap harus mengatasi tantangan struktural agar manfaat ekonomi dapat merata ke seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Porprov XVI Jateng 2023 Dimulai, Ganjar Berharap Jadi Ajang Unjuk Prestasi

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diikuti pemerataan manfaat bagi masyarakat. Masih ada kelompok rentan yang perlu didorong agar keluar dari kemiskinan,” jelas Agus Dwi Lestari, Jumat (20/2/2026). Ia menambahkan bahwa Pemkab telah menyelesaikan 63 paket pekerjaan infrastruktur dengan total anggaran Rp 97,4 miliar.

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, turut menyampaikan apresiasi atas terjaganya kondusivitas wilayah selama setahun terakhir. Menurutnya, sinergi antara kepala daerah dengan Forkopimda menjadi faktor penentu stabilitas wilayah di tengah berbagai tantangan pembangunan di tingkat daerah.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!