KENDAL – Jagat maya sempat dihebohkan dengan video seorang wanita berjoget dalam kondisi setengah telanjang pada acara halalbihalal di Desa Banaran, Gunungsari, Kabupaten Batang. Belakangan terungkap, wanita tersebut merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Desa Tambahrejo, Kecamatan Pageruyung, Kendal.
Riwayat Medis dan Penolakan Keluarga
Kepala Desa Tambahrejo, Yulianto, menjelaskan bahwa warganya itu sempat menjalani perawatan di RSJ Kendal pada November 2025. Setelah dinyatakan sembuh, ia dipulangkan ke pihak keluarga.
”Pemerintah Desa sebenarnya ingin merujuk yang bersangkutan ke RSJ Amino Gondohutomo Semarang agar pemulihannya tuntas. Namun, saat itu keluarga menolak dan memilih merawatnya sendiri di rumah,” ungkap Yulianto, Senin (30/3/2026).
Penjemputan dan Penanganan Medis
Yulianto mengaku terkejut saat melihat warganya mendadak viral di media sosial dengan kondisi memprihatinkan. Merespons kejadian tersebut, pihak desa bersama keluarga segera melakukan penjemputan. Saat ini, wanita tersebut telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih layak.
”Sekarang yang bersangkutan sudah kami bawa ke RSJ Amino Semarang,” tambahnya.
Langkah Koordinasi Kecamatan
Camat Pageruyung, Sodikin, segera bertindak cepat dengan menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan). Keputusan rapat menyepakati rehabilitasi total bagi pasien tersebut.
”Hasil keputusan bersama, kami membawa yang bersangkutan ke RSJ Amino Semarang untuk rehabilitasi intensif. Kami berharap ini langkah terbaik agar ia benar-benar sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” tutur Sodikin.















