BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora bersama Polres Blora dan Kodim 0721 Blora menggelar Panen Raya Serentak Jagung Kuartal III Tahun 2025. Forkopimda menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
APanen 3 Ton Jagung di Japah
Acara berlangsung pada Sabtu, 27 September 2025, di Petak 43A, KRPH Gaplokan, Desa Gaplokan, Kecamatan Japah. Sejak pukul 09.30 WIB, lebih dari 120 peserta hadir. Mereka menyaksikan panen jagung di lahan seluas 0,6 hektar. Dari lahan tersebut, petani berhasil memanen 3 ton jagung.
Bupati Blora Dr. H. Arif Rohman memimpin panen raya. Ia hadir bersama Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto dan jajaran Forkopimda. Setelah sambutan, Forkopimda langsung turun ke sawah dan melakukan panen simbolis. Kemudian, tim panitia menimbang hasil panen secara terbuka.
Apresiasi Bupati Bloraǰ,
Bupati Arif Rohman menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Polres Blora yang telah bersinergi dengan Pemkab dalam program ketahanan pangan. Panen 3 ton dari lahan 0,6 hektar ini memberi motivasi besar. Semoga produksi jagung terus meningkat dan mampu menyejahterakan petani,” ujar Bupati.
Selain itu, ia menegaskan pemerintah akan memperkuat kolaborasi dengan semua pihak agar Blora semakin kokoh sebagai lumbung pangan.
Komitmen Polres Blora
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menegaskan komitmen Polri.
“Kami mendukung penuh peningkatan produksi jagung. Angka 3 ton membuktikan potensi besar Japah. Polri bersama TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar target swasembada pangan tercapai,” jelasnya.
Dengan demikian, peran Polres tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Bulog Jamin Kualitas Hasil Panen
Bulog Kabupaten Blora ikut berperan aktif. Petugas Bulog memeriksa kelembapan biji jagung menggunakan alat khusus. Pemeriksaan ini memastikan kualitas hasil panen sesuai standar penyimpanan nasional.
Setelah pemeriksaan, Forkopimda melepas truk pengangkut jagung menuju Gudang Bulog. Truk tersebut membawa hasil panen untuk disimpan sebagai stok pangan.
Panen Berjalan Aman dan Lancar
Panitia melaporkan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif. Panen raya ini membuktikan sinergi Forkopimda mampu menghadirkan solusi nyata. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kepercayaan petani bahwa pemerintah hadir untuk mereka.
Akhirnya, panen raya jagung di Japah menjadi momentum penting bagi Blora. Dengan kerja sama yang solid, Blora semakin siap mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani jagung.
















