BLORA, BERITAKU.NET – Di tengah sorotan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah pemandangan berbeda tampak di ruas jalan kabupaten tepatnya di Desa Singonegoro, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, pada Senin (16/2/2026).
Beberapa petugas dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jiken 1 terlihat berpeluh di bawah terik matahari, menambal jalanan yang rusak bersama anggota TNI – Polri dan warga masyarakat.
Aksi sosial ini bukan tanpa alasan. Berawal dari keprihatinan terhadap keselamatan warga, SPPG Jiken 1 berinisiatif melakukan ‘grosok’ atau pengurukan jalan berlubang sepanjang 1 hingga 2 kilometer yang selama ini menjadi ancaman bagi para pengendara.
Membangun Citra Lewat Aksi Nyata
Kepala SPPG Jiken 1, Chendy Ilyas Nugraha, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian lingkungan sekaligus upaya memberikan wajah positif bagi program MBG di mata masyarakat.
“Karena kan program MBG sekarang kan sedang disorot. Kami sebagai kepala SPPG ingin memberikan citra baik MBG kepada masyarakat karena kami juga peduli kepada lingkungan sekitar kita,” ujar Chendy di sela-sela kegiatan.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 9 rit material grosok didatangkan khusus untuk menutup lubang-lubang yang kerap mengancam keselamatan para pengendara tersebut.
Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Langkah SPPG Jiken 1 ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah setempat.
Camat Jiken, Joko Lelono, yang turut hadir kerja bakti mengakui bahwa keterbatasan APBD membuat pembangunan jalan tidak bisa dilakukan serentak.
“Kami menyadari kekuatan APBD itu terbatas, banyak yang harus ditangani. Maka hari ini kami bersinergi. Ada donasi material dari SPPG, lalu kita kerjakan bersama warga dengan cara kerja bakti,” jelas Joko.
Menanti Estafet Kepedulian
Saat ini, di wilayah Kecamatan Jiken baru terdapat dua unit SPPG yang beroperasi. Joko berharap, aksi yang dilakukan oleh SPPG Jiken 1 ini bisa memicu gelombang kepedulian dari unit-unit lainnya.
“Alhamdulillah, ini baru satu SPPG yang bergerak dengan cara ini. Mungkin yang lain bentuk kepeduliannya berbeda, tapi kami menunggu ‘episode’ berikutnya. Mudah-mudahan ada perhatian serupa dari pihak lain,” pungkasnya.
Melalui aksi memperbaikinya jalan di Desa Singonegoro, SPPG Jiken 1 seolah ingin mengirim pesan sederhana bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak selalu harus berwujud sepiring makanan, tapi juga tentang memastikan warga bisa pulang ke rumah dengan aman.














