Dampingi UMKM di Bojonegoro, Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Bojonegoro Bantu Tingkatkan Daya Saing Bisnis

Example 120x600

BOJONEGORO, (beritaku.net) – Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Bojonegoro telah melaksanakan kegiatan pendampingan terhadap Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan tersebut mencakup pendampingan terhadap usaha “Imoet Argha” yang berada di Desa Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro dan usaha “Omah Pia H&H” yang berada di Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem.

Partisipan dalam kegiatan ini adalah 26 mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Pembangunan semester 5 angkatan 2021. Pendampingan UMKM dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Bisnis dan Komunitas yang diampu oleh Joko Hadi Susilo, S.E., M.E.

Sebelum merancang strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM, mahasiswa melakukan survei dan kunjungan untuk mengevaluasi potensi dan perkembangan UMKM hingga saat ini. Kunjungan dimulai dengan mengunjungi usaha “Imoet Argha”, Rabu (08/11/23), dan usaha “Omah Pia H&H”, Jum’at (24/11/23).


Berdasarkan hasil survei dan wawancara, mahasiswa menemukan beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM, antara lain ketidakadaan logo branding, kurangnya inovasi dalam produk dan strategi pemasaran yang lemah. Oleh karena itu, mahasiswa memutuskan untuk mengambil langkah – langkah strategis untuk mengatasi masalah tersebut.

Langkah pertama adalah dengan membuat desain logo yang sebelumnya tidak ada. Logo sendiri memiliki peranan penting sebagai identitas yang membedakan dan memudahkan pengenalan oleh konsumen, kemudian terdapat strategi inovasi produk dengan menciptakan varian rasa baru pada bakpia, serta melakukan pembaruan pada kemasan produk.

Selain itu juga dilakukan strategi digital marketing dengan mengoptimalkan media sosial seperti whatsapp, facebook, dan instagram, serta memanfaatkan platform E-commerce berupa Shopee.

Dengan menggunakan media sosial dan E-commerce, UMKM lebih mudah dalam memprosikan, memperkenalkan dan menjual produk-produknya, Sehingga dapat membantu pengembangan dan memperluas jangkauan pasar UMKM tersebut.

Joko Hadi Susilo, S.E., M.E selaku dosen pengampu mata kuliah Bisnis dan Komunitas mengatakan bahwa mata kuliah Bisnis dan Komunitas mempunyai salah satu fokus pendampingan UKM dengan tujuan memberikan pengetahuan tentang pengelolaan bisnis terutama dalam aspek administrasi dan pentingnya keberlanjutan usaha, sehingga mahasiswa dapat bersinergi dengan pelaku usaha dalam menciptakan tingkat efektivitas dan efisiensi.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Blora Sebut Pabrik Gula GMM Berencana Jual Saham


“Semoga dapat memberikan pembelajaran berharga dan sharing Knowladge tentang pengelolaan bisnis dan setidaknya dapat memberikan gambaran bisnis bagi mahasiswa yang berkeinginan sama,” harap dosen pengampu mata kuliah Bisnis dan komunitas.

Hal senada juga diungkapkan oleh Budi Setiawan, salah satu mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan semester 5, mengaku senang dengan adanya praktik lapangan di tugas Bisnis dan Komunitas ini.

“Saya senang dengan adanya tugas pendampingan terhadap UMKM ini membuat mahasiswa dapat terjun langsung sehingga kita mengetahui permasalahan – permasalahan dan juga keunggulan dari UMKM tersebut,” kata dia.

Salah satu UMKM yang dituju mahasiswa yakni UMKM “Omah Pia H&H” di Desa Kedungadem yang memproduksi Kue Bakpia. Respon positif oleh pemilik UMKM, karena merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini untuk meningkatkan daya saing UMKM.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, menurut saya pendampingan tersebut dapat meningkatkan kualitas produk, inovasi produk, serta mempermudah saya dalam memasarkan produk yang saya punya,” ujar Rika Aprilina. (Ang)

Penulis : Nur Rahma Anggun Hidayati Semester 5Universitas Bojonegoro

banner 400x130

Tinggalkan Balasan