BLORA, beritaku.net – Pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Blora resmi bergulir secara door to door mulai Senin (15/6/2026). Sebagai langkah awal sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) menyasar rumah dinas Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini untuk pendataan perdana.
Kesediaan pucuk pimpinan daerah menjadi responden ini diharapkan mampu menjadi teladan bagi seluruh pelaku usaha dan masyarakat. Partisipasi aktif dalam memberikan informasi yang akurat dan jujur sangat dibutuhkan untuk menyukseskan agenda pendataan strategis nasional tersebut.
Sebelumnya, pencanangan kegiatan SE2026 di Blora telah diresmikan pada Kamis (11/6/2026) lalu dengan melibatkan jajaran instansi terkait, Polres, hingga Kodim 0721/Blora. Nantinya, data menyeluruh yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kampanyekan Konsep Pendataan TIR
Untuk memastikan kelancaran di lapangan, Kepala BPS Kabupaten Blora mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menerapkan gerakan TIR (Terima, Isi, Rahasia). Langkah pertama, masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk menerima kedatangan petugas sensus yang dibekali kelengkapan identitas resmi.
Selanjutnya, responden diharapkan mengisi dan menjawab seluruh pertanyaan pokok pendataan secara benar, lengkap, dan tanpa manipulasi. Hal ini sangat penting untuk memetakan kondisi serta potensi riil perputaran ekonomi di wilayah Kabupaten Blora.
Terakhir, BPS memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena kerahasiaan data yang diberikan terjamin sepenuhnya dan dilindungi oleh Undang-Undang Statistik. Melalui sinergi proaktif ini, kualitas data yang dihasilkan dipastikan mampu mendorong rumusan pembangunan ekonomi yang inklusif dan menyejahterakan warga Blora.














