Achlif

Bawakan Lakon Joko Tingkir. Wayang Greget Siap Hibur Masyarakat Kartasura

Example 120x600

KARTASURA (beritaku.net) — Hari Kebangkitan Nasional 2023 menjadi pemantik semangat bagi Tim Kartasura Greget untuk lebih peduli dengan budaya lokal warisan leluhur. Perkumpulan yang digagas oleh tokoh masyarakat asal Kartasura Djuyamto tersebut akan menggelar pagelaran wayang kulit modern bernama wayang greget di Kedai Kopi Kiki Atrika (K3A) di Kampung Kalitan, Kelurahan Kertonatan, Kecamatan Kartasura pada Kamis, 25/05/ 2022) malam.

Andi Zate, sang ide kreator, Selasa (23/05/2023) menjelaskan wayang greget menggunakan keyboard sebagai pengganti gamelan, “ada tiga keyboard, ada sinden, penyanyi dan dagelan, kita menggunakan kelir ukuran 2,5 meter ,” katanya.

Andi menuturkan jika wayang kulit konvensional membutuhkan waktu semalam suntuk untuk tampil, maka wayang greget cukup memerlukan waktu sekitar 2,5 jam.

“Waktunya kita perpendek tanpa mengurangi atau mengubah substansi lakon wayang kulit,” ujarnya.

Lakon Raden Mas Karebet Joko Tingkir dipilih menjadi lakon dalam pagelaran tersebut.

Andi menuturkan lakon tersebut dipilih lantaran sebagian besar masyarakat sudah memahami alur cerita.

“Untuk pementasan pertama kita pilih lakon yang ringan dahulu, ini akan menjadi pementasan yang berkelanjutan, lakonnya bisa lakon wayang konvensional atau wayang modern yang sesuai dengan perkembangan zaman saat ini,” terangnya.

Bertindak sebagai dalang adalah Ki Singgih Honocoroko asal Kabupaten Sragen yang masih mempunyai darah keturunan dengan dalang legendaris Ki Manteb Sudarsono, sementara Rini Sabdaningrum akan menjadi sinden, Widhi Kocrit akan mengocok perut para hadirin dan tak ketinggalan artis dari Greget Loss juga akan tampil.

Baca Juga :  15 Dalang Cilik di Blora Unjuk Gigi Sampaikan Pesan Merawat Bumi

Andi menegaskan budaya adalah salah satu benteng pertahanan sebuah bangsa, jika masyarakat masih mencintai dan melestarikan budaya maka keutuhan bangsa adalah sebuah jaminan.

“Bongso kang unggul jalaran saka budoyo kang pinunjul,” tegasnya.

Dengan digelarnya pertunjukan tersebut di K3A, Andi menambahkan kedai kopi tersebut akan semakin mempertegas kiprahnya sebagai tempat bertemunya para seniman lintas genre.

“Para seniman akan berkolaborasi di K3A, sehingga K3A akan menjadi Kepres atau Kedai Apresiasi,” tutupnya.
Bagi yang ingin menyaksikan lewat Youtube, acara tersebut juga disiarkan melalui Live Streaming di Channel Youtube Kartasura Greget.*** (Sumber : relinkspeed com)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *