Achlif
HL  

Karang Taruna Jangan Hanya Jadi ‘Tukang Laden’, Tapi…

Example 120x600

BLORA, (beritaku.net) – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJ-TD) bagi karang taruna terus berlanjut.

Kali ini, pelatihan tersebut digelar di Kantor Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, pada Sabtu (4/12/2021).

Dalam pelatihan tersebut, diikuti oleh sekitar 65 pemuda karang taruna dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Hartanto Wibowo, Anggota DPRD Kabupaten Blora, Camat Kunduran Agus Listiyono, hingga Kepala Desa Buloh, Joko Priyanto.

Dalam sambutannya, Hartanto Wibowo mengatakan pelatihan jurnalistik sangat penting bagi karang taruna. Hal itu disebabkan, informasi yang ada di lingkungan mereka dapat dijadikan sebagai berita yang menarik untuk diketahui masyarakat luas.

“Jurnalisme itu tugasnya mengumpulkan berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa yang bersifat membangun,” kata Hartanto.

Sehingga peran karang taruna bagi masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mensejahterakan kondisi masyarakat di lingkungannya.

“Karang taruna adalah PSKS (Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial), apapun kegiatan kalian yang penting kalian peduli dengan penyelenggaraan kesejahteraan sosial dan lingkungan,” ujar dia.

Lebih lanjut, eks Camat Kunduran ini menjelaskan kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi juga dapat dimanfaatkan oleh karang taruna untuk menyadarkan masyarakat agar bersedia untuk divaksinasi.

*Kalian sebagai karang taruna bisa membantu pemerintah agar masyarakat mau divaksin. Karang taruna jangan hanya jadi sinoman saja,” terang dia.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Blora, Achlif Nugroho Widi Utomo yang menyoroti peran karang taruna hanya dianggap sebelah mata oleh sebagian orang.

“Saya secara pribadi, karang taruna jangan hanya jadi tukang laden tok, tapi bisa dikonsep menjadi wedding organizer,” ujar Achlif.

Sehingga, apabila peran karang taruna dapat dioptimalkan, maka bisa berkontribusi untuk kepentingan yang lebih luas.

“Ayo teman-teman karang taruna kita aktif berkontribusi dari tingkat desa, tingkat kecamatan, dan tingkat kabupaten Blora. Sinergi sama-sama Sesarengan Mbangun Blora,” ucap Achlif yang juga anggota DPRD Kabupaten Blora tersebut.

Dirinya juga berjanji, apabila terdapat karang taruna yang aktif berkontribusi melalui media, maka pihaknya akan memberikan reward bagi mereka.

“Beritakan informasi profil desa sebagus mungkin, buat berita yang bagus, video yang bagus, dari karang taruna yang aktif. Nanti akan kita berikan apresiasi,” katanya.

Baca Juga :  Ikut Kejuaraan Pelajar se-Jateng, Judo Waza Blora Gondol Emas dan Perunggu

Anggota DPRD Kabupaten Blora tersebut juga sudah membuatkan wadah bagi para karang taruna untuk menuangkan informasi ataupun berita melalui website www.beritaku.net.

Sementara itu, Kepala Desa Buloh, Joko Priyant menyebut karang taruna merupakan salah satu ujung tombaknya majunya sebuah desa.

“Tujuannya, karang taruna adalah pakem desa dalam membangun desa,” katanya.

Sehingga dengan adanya pelatihan jurnalistik tersebut, para pemuda karang taruna dapat menjadi panutan dan contoh yang baik, serta memberikan solusi untuk memecahkan masalah di dalam kehidupan bermasyarakat

“Jadi saya minta dengan adanya pelatihan ini, karang taruna mampu menjadi pakem desa untuk pembangunan desa dari aspek apapun,” jelas Joko yang juga ketua karang taruna Kecamatan Kunduran tersebut.

Sedangkan, Camat Kunduran, Agus Listiyono berharap para peserta pelatihan jurnalistik ini dapat mengambil manfaat yang sebesar-besarnya.

“Harapannya bisa menulis, membuat karya jurnalistik yang baik dibanding kami yang tua-tua ini, jurnalistik enggak patek mudeng,” katanya.

“Kedepannya dengan mengikuti pelatihan jurnalistik ini, kalian bisa menghidupi kehidupan ekonomi politik kesejahteraan di lingkungan kalian masing-masing,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJ-TD) bagi Karang Taruna sudah dilakukan di Hotel Blora Indah Blora, pada Sabtu (27/11/2021) yang diikuti oleh 46 peserta, yang berasal dari 5 kecamatan di Kabupaten Blora.

Kemudian, pada Minggu (28/11/2021) lalu, kegiatan PJ-TD juga sudah dilakukan di Kantor Kecamatan Kedungtuban yang diikuti sekitar 60 peserta dari enam kecamatan se-kabupaten Blora.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *