Berita, HL  

Jaga Kekhusyukan Ramadhan, Polres Kendal Gelar Operasi Pekat Selama 20 Hari

BARANG BUKTI PEKAT: Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar (kanan berseragam), bersama dua anggota kepolisian, menunjukkan barang bukti yang disita selama Operasi Pekat saat rilis pers di Aula Polres Kendal, Senin (9/3/2026). || Foto: eko purwanto/beritaku.net

KENDAL, beritaku.net – Polres Kendal melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban masyarakat serta menciptakan situasi yang kondusif menjelang perayaan Idulfitri mendatang.

Selama 20 hari pelaksanaan operasi tersebut, jajaran kepolisian telah menangani berbagai kasus yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Beberapa kasus prioritas meliputi peredaran petasan, penggunaan bahan peledak, serta praktik perjudian baik konvensional maupun daring.

Selain itu, tim gabungan juga menyasar peredaran minuman keras (miras), tindak pidana narkotika, hingga kasus asusila di wilayah hukum Kendal. Langkah ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat yang meresahkan warga.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menjelaskan bahwa Operasi Pekat ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga situasi kamtibmas. Pihaknya ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci dengan perasaan aman dan nyaman.

“Operasi ini merupakan upaya kami untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama masyarakat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan,” ujar AKBP Hendry Susanto Sianipar saat memberikan keterangan resmi.

Selanjutnya, Kapolres berharap melalui penegakan hukum ini, gangguan keamanan di lingkungan masyarakat dapat berkurang signifikan. “Harapannya, dengan dilaksanakannya operasi pekat ini, masyarakat bisa lebih khusyuk dalam menjalankan ibadahnya,” tambahnya di hadapan media, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  MATRA Blora Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Perkuat Nilai Budaya untuk Generasi Z

Setelah rilis pers di Aula Polres Kendal, petugas menunjukkan sejumlah barang bukti hasil penyitaan selama operasi berlangsung. Barang bukti tersebut terdiri dari ratusan botol minuman keras, paket narkotika, bahan peledak untuk petasan, serta peralatan perjudian.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan patroli rutin meski masa operasi tertentu telah berakhir. Sinergi antara kepolisian dan laporan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Kendal.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas yang melanggar hukum di lingkungannya. Dengan dukungan warga, Polres Kendal optimis suasana Ramadhan dan Idulfitri tahun ini akan berlangsung dengan damai.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!