Berita, HL  

Pantau Harga Pangan, Bupati Kendal Targetkan Revitalisasi Pasar Cepiring Tahun 2027

TINJAU HARGA PASAR: Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari (tengah berbatik brown), sedang berdialog dengan seorang pedagang saat melakukan pantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kendal, Selasa (10/3/2026). || Foto: Eko Purwanto/beritaku.net

KENDAL, beritaku.net – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, melakukan kunjungan kerja untuk memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, pada Selasa (10/3/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan stabilitas harga pangan sekaligus meninjau kondisi infrastruktur pasar tradisional tersebut.

Dalam tinjauannya, Bupati menyampaikan bahwa mayoritas ha rga kebutuhan pokok di tingkat pedagang masih tergolong normal. Namun, komoditas cabai terpantau masih tinggi karena pasokan yang terbatas akibat belum masuknya musim panen di wilayah sentra produksi.

“Harga cabai memang masih mahal, tetapi untuk bahan pokok lainnya terbilang masih normal,” ujar Dyah Kartika Permanasari usai berkeliling di area pasar tradisional tersebut.

Selain memantau fluktuasi harga, Bupati Kendal juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana Pasar Cepiring yang memerlukan perbaikan. Diketahui, bagian atap pasar mengalami kerusakan yang cukup signifikan setelah terdampak bencana angin puting beliung beberapa waktu lalu.

Pemerintah Kabupaten Kendal telah merencanakan langkah strategis untuk menangani kerusakan tersebut. Dyah Kartika menegaskan bahwa perbaikan pasar ini akan diusulkan menjadi agenda utama dalam program pembangunan daerah pada tahun mendatang.

“Pasar Cepiring ini sebelumnya terkena angin puting beliung sehingga kondisi atapnya banyak yang rusak. Pada tahun 2027, pasar ini kami usulkan masuk sebagai target utama revitalisasi,” jelas Kartika.

Baca Juga :  Plt. Bupati Blora Serahkan Bantuan ke Korban Angin Puting Beliung di Cepu dan Kedungtuban

Ia menambahkan bahwa revitalisasi ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam menjaga eksistensi pasar tradisional. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan aktivitas perdagangan kembali nyaman dan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar dapat terus meningkat.

Rencana revitalisasi ini disambut baik oleh para pedagang setempat, salah satunya Waginah, seorang pedagang beras. Ia mengaku kerusakan atap yang sudah berlangsung lama sering kali mengganggu aktivitas berdagang, terutama saat cuaca buruk.

“Kami merasa senang pasar akan diperbaiki. Dengan begitu, pedagang tidak lagi khawatir saat musim hujan dan berharap Pasar Cepiring bisa kembali ramai dikunjungi pembeli,” pungkas Waginah.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!