Berita, HL  

Kolaborasi Wujudkan Indonesia Emas 2045, Srikandi PLN Perkuat Posyandu dan Ketahanan Pangan di Ciapus Bandung

Anggota Srikandi PLN UIT JBT berinteraksi dengan warga Desa Ciapus, Kabupaten Bandung, saat panen bersama hasil kebun posyandu yang merupakan bagian dari program "Srikandi Care". Program ini juga fokus pada upaya peningkatan ketahanan pangan untuk mendukung kesehatan ibu dan anak. || Foto: Ist

BANDUNG, beritaku.net Jajaran Srikandi dari PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) menunjukkan komitmen korporasi dalam pembangunan sosial melalui program “Srikandi Care: Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak” di Desa Ciapus, Kabupaten Bandung, pada Selasa (11/11). Inisiatif ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045.

​Desa Ciapus menjadi fokus utama karena lokasinya yang strategis sebagai wilayah Ring 1 SUTET 500 kV Bandung Selatan – Mandirancan.

​Champion Srikandi PLN UIT JBT, Rakmi Prima Devy, menjelaskan bahwa fokus program tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga kemandirian pangan.

​”Kami, para srikandi, beraksi nyata meningkatkan Kesehatan ibu dan anak melalui posyandu, edukasi, dan program ketahanan pangan secara swadaya di wilayah ini,” ujar Rakmi, Kamis (13/11/2025).

​Intervensi Gizi dan Fasilitas Desa

​Program Srikandi Care di Desa Ciapus mencakup beberapa intervensi kunci:

​> Peningkatan Fasilitas: Pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan penyediaan peralatan vital untuk operasional posyandu.
​> Ketahanan Pangan: Penanaman bibit sayur dan ikan, diikuti pelatihan pengolahan makanan bergizi untuk ibu-ibu, yang secara langsung mengatasi masalah gizi lokal.
> Edukasi: Sosialisasi dan pelatihan Pemberian Makanan yang baik.

​General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, menegaskan bahwa tanggung jawab kesehatan masyarakat bukan hanya milik tenaga medis. “Melalui Srikandi Care, kami ingin menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun desa yang sehat, kuat, dan mandiri,” jelasnya melalui Senior Manager Perencanaan, Gunawan.

Baca Juga :  Kapolres Blora Ditarget Bupati Rp 1 Miliar di Bulan Dana PMI 2023

​Upaya Mencetak Generasi Unggul

​Simbolis dimulainya program dilakukan bersama Muspika Kecamatan Banjaran, Camat Banjaran Kasta Wiguna A.P., M. AP, serta perwakilan PLN dan Kepala Desa. Kegiatan diisi dengan pelepasan benih ikan melalui program mina padi dan panen sayur bersama.

​Camat Kasta Wiguna memberikan apresiasi tinggi, menekankan bahwa investasi pada kesehatan ibu dan anak adalah kunci masa depan bangsa.

​”Peningkatan kualitas Kesehatan ibu dan anak dan juga pendidikan inilah yang menjadi kunci keberhasilan masa depan anak, yang nantinya akan menjadi tonggak keberhasilan masa depan bangsa,” pungkasnya.

​Program ini diharapkan terus bergulir untuk memastikan setiap ibu dan anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan bahagia dalam menuju Indonesia Emas 2045.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Guys..!!